Kabupaten Kepulauan Talaud Merupakan bagian integral dari Propinsi Sulawesi Utara, beribukota di Melonguane yang berjarak sekitar 271 mil laut dari Ibukota Provinsi Sulawesi Utara yaitu Manado, terletak antara 4° 01 ’ 00 ” Lintang Utara dan 126° 40 ’ 00 ” Bujur Timur, berada diantara Pulau Sulawesi dengan Pulau Mindanau (Republik Philipina), sehingga Kabupaten Kepulauan Talaud, bersama dengan Kabupaten Kepulauan Sangihe , di sebut “ Daerah Perbatasan “. Karakteristik lain yang cukup signifikan membedakan Kabupaten Kepulauan Talaud dengan Kabupaten/Kota lain yakni : Daerah Kepulauan dan Daerah Tertinggal. Kabupaten Kepulauan Talaud merupakan pemekaran dari Kabupaten Kepulauan Sangihe (pada saat itu masih Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Talaud), berdasarkan Undang-undang No. 8 Tahun 2002. Sebagai daerah kepulauan, Kabupaten Kepulauan Talaud merupakan daerah bahari dengan luas lautnya sekitar 25.772,22 km² dan luas wilayah daratan 1.251.02 km² dan terdapat tiga pulau utama yaitu pulau Karakelang, pulau Salibabu, dan pulau Kabaruan. Apabila kita ingin berlibur mari kita coba berpetualang Kabupaten Kepulauan Talaud. Dari Jakarta, perjalanan ke Talaud dapat dimulai dengan pesawat terbang. Mendarat di Manado, Anda bisa melanjutkannya dengan pesawat kecil ke Melonguane ibu kota Kabupaten tepatnya di Pulau Karakelang. Ini merupakan pulau terbesar di Talaud. Di Melonguane, terdapat banyak speedboat sewaan, lengkap dengan juru mudi dan awaknya. Mereka siap mengantarkan Anda ke bagian manapun diKepulauan Talaud.Yang ingin berpetualang dapat memilih jalur laut. Banyak kapal sejenis feri yang melayani pelayaran dari Pelabuhan Bitung dan ada juga kapal dari Pelabuhan Manado menuju ke Talaud. Umumnya, kapal di pelabuhan Manado berangkat sekitar pukul 18.00 WITA. Begitu keluar dari Pelabuhan Manado, atau sekitar satu jam kemudian, kapal akan terguncang disebabkan pertemuan arus selatan dan utara di sekitar Pulau Talise.Kapal akan terus mengarah ke utara. Lihatlah ke sebelah kanan kapal sekitar pukul 22.00 WITA. Di situ ada Gunung Karangentang di Pulau Siau. Puncak Gunung Karangetang selalu berasap dan berwarna merah membara. Terakhir kali,gunung tersebut meletus pada 1976. Hingga kini, gunung itu belum meletus lagi, mungkin karena gunung itu mengalirkan laharnya secara teratur. Pemandangan ini dapat dinikmati dengan perjalanan siang hari.Sepanjang perjalanan, kapal akan diterjang ombak yang cukup besar. Bagi yang menyukai angin dan udara laut, tempat ini sungguh mengasyikkan. Namun, bagi yang tidak suka angin dan ombak, sebaiknya minum obat antimabuk dan tidur saja di kamar. Besok pagi, sekitar pukul 10.00, kapal akan sampai di pulau Salibabu tepatnyadi pelabuhan lirung, pelabuhan pertama yang biasa disinggahi kapal di Kepulauan Talaud. Kapal berada di sini sekitar satu atau dua jam untuk menurunkan barang dan penumpang. Lalu, kapal akan melanjutkan perjalanan ke Melonguane ibukota kabupaten untuk keperluan yang sama. Bagi yang tidak sabar, bisa saja turun di Lirung. Di pelabuhan ini banyak terdapat speedboat yang dapat disewakan untuk Perjalanan dari Lirung ke Melonguane, dengan speedboat akan memakan waktu sekitar lima belas menit untuk sampai ke Melonguane.
Kabupaten Kepulauan Talaud Merupakan bagian integral dari Propinsi Sulawesi Utara, beribukota di Melonguane yang berjarak sekitar 271 mil laut dari Ibukota Provinsi Sulawesi Utara yaitu Manado, terletak antara 4° 01 ’ 00 ” Lintang Utara dan 126° 40 ’ 00 ” Bujur Timur, berada diantara Pulau Sulawesi dengan Pulau Mindanau (Republik Philipina), sehingga Kabupaten Kepulauan Talaud, bersama dengan Kabupaten Kepulauan Sangihe , di sebut “ Daerah Perbatasan “. Karakteristik lain yang cukup signifikan membedakan Kabupaten Kepulauan Talaud dengan Kabupaten/Kota lain yakni : Daerah Kepulauan dan Daerah Tertinggal. Kabupaten Kepulauan Talaud merupakan pemekaran dari Kabupaten Kepulauan Sangihe (pada saat itu masih Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Talaud), berdasarkan Undang-undang No. 8 Tahun 2002. Sebagai daerah kepulauan, Kabupaten Kepulauan Talaud merupakan daerah bahari dengan luas lautnya sekitar 25.772,22 km² dan luas wilayah daratan 1.251.02 km² dan terdapat tiga pulau utama yaitu pulau Karakelang, pulau Salibabu, dan pulau Kabaruan. Apabila kita ingin berlibur mari kita coba berpetualang Kabupaten Kepulauan Talaud. Dari Jakarta, perjalanan ke Talaud dapat dimulai dengan pesawat terbang. Mendarat di Manado, Anda bisa melanjutkannya dengan pesawat kecil ke Melonguane ibu kota Kabupaten tepatnya di Pulau Karakelang. Ini merupakan pulau terbesar di Talaud. Di Melonguane, terdapat banyak speedboat sewaan, lengkap dengan juru mudi dan awaknya. Mereka siap mengantarkan Anda ke bagian manapun diKepulauan Talaud.Yang ingin berpetualang dapat memilih jalur laut. Banyak kapal sejenis feri yang melayani pelayaran dari Pelabuhan Bitung dan ada juga kapal dari Pelabuhan Manado menuju ke Talaud. Umumnya, kapal di pelabuhan Manado berangkat sekitar pukul 18.00 WITA. Begitu keluar dari Pelabuhan Manado, atau sekitar satu jam kemudian, kapal akan terguncang disebabkan pertemuan arus selatan dan utara di sekitar Pulau Talise.Kapal akan terus mengarah ke utara. Lihatlah ke sebelah kanan kapal sekitar pukul 22.00 WITA. Di situ ada Gunung Karangentang di Pulau Siau. Puncak Gunung Karangetang selalu berasap dan berwarna merah membara. Terakhir kali,gunung tersebut meletus pada 1976. Hingga kini, gunung itu belum meletus lagi, mungkin karena gunung itu mengalirkan laharnya secara teratur. Pemandangan ini dapat dinikmati dengan perjalanan siang hari.Sepanjang perjalanan, kapal akan diterjang ombak yang cukup besar. Bagi yang menyukai angin dan udara laut, tempat ini sungguh mengasyikkan. Namun, bagi yang tidak suka angin dan ombak, sebaiknya minum obat antimabuk dan tidur saja di kamar. Besok pagi, sekitar pukul 10.00, kapal akan sampai di pulau Salibabu tepatnyadi pelabuhan lirung, pelabuhan pertama yang biasa disinggahi kapal di Kepulauan Talaud. Kapal berada di sini sekitar satu atau dua jam untuk menurunkan barang dan penumpang. Lalu, kapal akan melanjutkan perjalanan ke Melonguane ibukota kabupaten untuk keperluan yang sama. Bagi yang tidak sabar, bisa saja turun di Lirung. Di pelabuhan ini banyak terdapat speedboat yang dapat disewakan untuk Perjalanan dari Lirung ke Melonguane, dengan speedboat akan memakan waktu sekitar lima belas menit untuk sampai ke Melonguane.
Previous
Posting Lebih BaruNext
Posting LamaGallery Foto

0 Komentar untuk "Talaud Sekilas"