GEOLOGI PULAU KARAKELANG
Pulau Karakelang merupakan bagian dari Kepulauan Talaudyang terletak diantara Pulau Mindanau (Philipina) disebelah utara dan Pulau Sulawesi disebelah selatan. Dari segi geologi, kepulauan ini terletak di wilayah yang rumit kerena merupakan tempat bertemunya beberapa lempeng bumi. Lempeng Eurasia saat ini sedang menabrak lempeng laut Philipina. Akibatnya, potongan-potongan kerak bumi diatas masing-masing lempeng melengkung atau melipat dan bagian-bagian yang keluar ke atas permukaan laut membentuk Kepulauan Talaud. Kerak Busur yang menonjol diatas lempeng Eurasia membentuk Kepulauan Sangihe, Sementara agak ke timur sedikit, ujungkerak halmahera yang melengkung ke atas diatas lempeng laut Philipina membentuk punggung Snellius di dasar laut sebelah timur Talaud. Bentuk dasar laut daerah ini menunjukan akibat dari peristiwa geologi tersebut. Kepulauan Talaud terbentuk oleh puncak-puncak yang menonjol dari dua pegunungan yang sejajar didasar laut. Pegunungan pertama memanjang dari pulau Mindanau (Philipina) hingga Sulawesi Utara, dan puncak-puncaknya meliputu pulau Sangihe, Siau, Tagulandang dan Biaro. Sedangkan pegunungan kedua memanjang dari sebelah timur Kepulauan Talaud dan Nanusa. Tapi puncak-puncaknya tidak muncul ke atas permukaan laut. Secara Geologi, kepulauan ini tersusun dari bantuan sendimen dan batuan gunung api yang beralaskan batuan ultramafik dan melange. Melange Karakelang dan batuan ultramafik Pulau Kabaruan merupakan batuan tertua dan menjadi alas bagi batuan yang lain. Melange Karakelang sendiri terdiri atas campuran batuan ultramafik, batuan malihan, batuan sendimen pelagos, dan batuan klastika, yang sebagian bersama dengan lempung bersisik.