MANE'E DI PULAU INTATA KABUPATEN TALAUD



Indonesia merupakan negara kepulauan memiliki sekitar 17.000 pulau, dan ada pulau-pulau kecil yang berada paling luar dan berbatasan langsung dengan negara lain, begitu kecilnya pulau tersebut sehingga sulit terlihat di peta bahkan sebagian diantaranya tidak berpenduduk, salah satu pulau tersebut bernama INTATA yang terletak di gugusan pulau-pulau kecil di provinsi Sulawesi Utara tepatnya di Kepulauan Talaud Kecamatan Nanusa. Di pulau Intata ini terdapat sebuah tradisi unik yang bernama Mane'e, dimana masyarakat menjaring ikan hanya dengan menggunakan Tali hutan dan Janur Kelapa. Berlayar dari Pelabuhan Bitung ke pulau Intata memakan waktu hampir 3 hari lamanya, laut cukup tenang dan tidak berombak. Keindahan alam pesisir juga bisa ditemui di pulau Karatung yang letaknya tidak jauh dari Philipina, pulau yang memiliki luas 25 km ini tidak hanya memiliki keindahan alam, namun penduduk yang mendiami pulau ini sudah terbiasa menggantungkan hidup dari hasil bumi dan laut, kepiting kenari menjadi andalan penduduk di karatung, penduduk di karatung juga memiliki adat isitiadat yang unik dan tidak di kenal luas, dari Karatung perjalanan ke pulau Intata memakan waktu sekitar 3 jam, pulau Intata ini adalah pulau yang tidak berpenghuni kapal tidak bisa merapat karena tidak ada dermaga sehingga harus berlabuh di lepas pantai dan penumpang menggunakan perahu untuk merapat di pulau Kakorotan yang berjarak sekitar 200 meter dari pulau intata, namun masyarakat di sini mempunyai tradisi unik yang tidak dikenal luas yakni MANE'E, Sebuah tradisi unik menangkap ikan dan tradisi ini sudah ada ratusan tahun yang lalu dan setiap bulan mei selalu di gelar, pulau ini mempunyai daya pikat tersendiri, air di pesisir pantai begitu bening sehingga dengan mata telanjang kita bisa melihat langsung dasar laut dan terumbu karang. pada awal bulan mei warga mulai sibuk dengan merangkai janur yang panjangnya sekitar 4 km untuk upacara adat mane'e, rangkaian ini yang akan digunakan untuk menangkap ikan, masyarakat mulai berdatangan, pulau yang tadinya kosong kini semakin ramai, Janur kelapa mulai diangkut ke atas perahu dan dibawa ke tengah laut dengan perahu kecil lalu ditebarkan seperti jala, janur pun sudah tertebar di laut, air laut mulai surut saatnya upacara dilakukan, masyarakat bahu-membahu menarik janur, janurpun mendekati pinggiran pantai, Mane'e adalah tradisi menangkap ikan paling unik, tidak perlu bersusa payah untuk mengail atau menggunakan jaring untuk menangkap ikan, bentangan janur sepanjang 4 km mampu menjaring ikan dan menggiringnya hingga ke tepi pantai, sulit menjelaskanya secara ilmiah, hanya dengan janur ikan yang banyak sudah terperangkap sehingga dengan mudah kita bisa mengambil bahkan dengan tangan telanjang sekalipun, sebagian besar adalah jenis ikan karang seperti goropa dan ada juga ikan dari laut dalam seperti ikan Bubara atau GT dan masih banyak jenis ikan lain, Mane'e juga merupakan bentuk kebersamaan dan kerukunan masyarakat, hari memasuki senja setiap orang mulai membawa ikan hasil tangkapan, ikan-ikan tersebut dinikmati bersama, alam masih begitu ramah dan akrab untuk itu kelestariannya perlu di jaga. Berahirlah upacara Mane'e, setahun lagi akan digelar kembali semoga ikan masih berlimpah di pulau ini.
Labels: Berita, Foto, Informasi

Thanks for reading MANE'E DI PULAU INTATA KABUPATEN TALAUD. Please share...!

0 Komentar untuk "MANE'E DI PULAU INTATA KABUPATEN TALAUD"

Gallery Foto

Video

Back To Top